Founder

SELAMAT DATANG

Selamat datang di Anambas Creative, semoga saja anda bisa mendapatkan apa yang dibutuhkan diblog saya ini. Terima kasih Telah Berkunjung Di Blog saya. Jangan lupa FOLLOW nya ya...

Sekilas Tentang Saya

Nama saya Riyo Saputra,saya seorang Mahasiswa S1 Agrobisnis Perikanan UR, Pekanbaru, Riau. Saya berasal dari Tarempa, Kepulauan Anambas

Social Network

Aku belum mengalami kegagalan. Aku hanya menemukan 10.000 cara yang tidak berhasil (Thomas A. Edison)

Anambas Creative: Ikan Tongkol (Euthynnus allecterates)

Kamis, 07 Juli 2011

Ikan Tongkol (Euthynnus allecterates)

Ikan Tongkol (Euthynnus allecterates) mempunyai tersebar di perairan Kalimantan, Sumatera, Pantai India, Filipina dan sebelah selatan Australia, sebelah barat. Afrika Barat, Jepang, sebelah barat Hawai dan perairan pantai Pasific – Amerika. Tongkol
ini memiliki panjang tubuh mencapai 80 cm dan umumnya 30 – 50 cm. Jenis lainnya
adalah Tongkol (Axuis Thazard), ikan ini hidup di daerah pantai, lepas pantai perairan
Indonesia dan berkelompok besar. Panjangnya mencapai 50 cm, umumnya 25 – 40 cm.

Jenis tersebar di seluruh perairan Indo Pasifik. Tuna dan Cakalang adalah ikan perenang cepat dan hidup bergerombol (schooling) sewaktu mencari makan. Kecepatan renang ikan dapat mencapai 50 km/jam. Kemampuan renang ini merupakan salah satu faktor yang menyebabkan penyebarannya dapat meliputi skala ruang (wilayah geografis) yang cukup luas, termasuk diantaranya beberapa spesies yang dapat menyebar dan bermigrasi lintas samudera. Distribusi ikan Tuna dan Cakalang di laut sangat ditentukan oleh berbagai faktor, baik faktor internal dari ikan itu sendiri maupun faktor eksternal dari lingkungan. Faktor internal meliputi jenis (genetis), umur dan ukuran, serta tingkah laku (behaviour). Perbedaan genetis ini menyebabkan perbedaan dalam morfologi, respon fisiologis dan daya adaptasi terhadap lingkungan. Faktor eksternal merupakan faktor lingkungan, diantara adalah parameter oseanografis seperti suhu, salinitas, densitas dan kedalaman lapisan thermoklin, arus dan sirkulasi massa air, oksigen dan kelimpahan makanan. Kedalaman renang Tuna dan Cakalang bervariasi tergantung jenisnya.

Umumnya Tuna dan Cakalang dapat tertangkap di kedalaman 0-400 meter. Suhu perairan berkisar 17-31 oC. Salinitas perairan yang disukai berkisar 32-35 ppt atau di perairan oseanik. Jenis Tuna dan Cakalang menyebar luas di seluruh perairan tropis dan subtropis. Penyebaran jenis-jenis Tuna dan Cakalang tidak dipengaruhi oleh perbedaan garis bujur (longitude) tetapi dipengaruhi oleh perbedaan garis lintang (latitude) . Di Indonesia , tuna hampir didapatkan menyebar di seluruh perairan di Indonesia. Khususnya di perairan Indonesia bagian barat meliputi Samudera Hindia, sepanjang pantai utara dan timur Aceh, pantai barat Sumatera, selatan Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Di perairan Indonesia bagian timur meliputi Laut Banda Flores, Halmahera, Maluku, Sulawesi, perairan Pasifik di sebelah utara Irian Jaya dan Selat Makasar.

Sumber : Yahoo.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Translate